oleum

Hasil gambar untuk oleum farmakognosi


  • 0LEUM ANISI (FI)

    1. Nama Lain                     : Minyak adasmanis
      Nama Tanaman Asal  : Pimpinella anisum (L) atau verum (Hook.f)
      Keluarga                        : Apiaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Anetol,metal khavikol(isomer dari anetol),anisaldehida dan terpen
      Penggunaan     :Obat batuk,perangsang peristaltic pada mulas
      Sedian                                 :
      1.Benzoici Opii Tinctura(Form.Nas)
      2.Amonii Anisi Spirituosa(Form Nas)
      3.Potio alba(Form.nas)
      Pemerian    :Cairan tidak berwarna atau kuning pucat,membias cahaya dengan kuat,bau khas aromatic,rasa khas agak manis,jika sejuk menghablur
       Cara memperoleh :Minyak atsiri diperoleh dengan penyulingan uap buah yang masak
      Penyimpanan :Dalam wadah tertutup rapat,terisi penuh,terlindung dari cahaya,jika menghablur sebelum digunakan harus dipanaskan hingga mencair.

      1. OLEUM ARACHIDIS    
      Nama Lain                          :Minyak kacang, Peanut oil
      Nama Tanaman Asal           :Arachis hypogaea ( L. )
      Keluarga                              :Leguminosae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Gliserida dari asam oleat, linoleat, asam palmitat, asam hipogeat, asam lignoserat, asam arakhidat
      Penggunaan                         :Sebagai pengganti minyak zaitun untuk pembuatan margarine dan sabun
      Sediaan                               :
          1. Methylis Salicylatis Linimentum (Formularium Nasional)
            2. Peruviani Emulsum II ( Formularium Nasional )
      Pemerian   :Cairan berwarna kuning pucat, bau khas lemah, rasa tawar
      Cara memperoleh :Minyak lemak yang diolah dimurnikan, diperoleh dengan pemerasan biji yang telah dikupas
      Penyimpanan   :Dalam wadah tertutup baik, terisi penuh

      1. OLEUM AURANTII ( FI )
      Nama Lain                          :Minyak jeruk manis
      Nama Tanaman Asal           :Citrus sinensis ( L. )
      Keluarga                              :Rutaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :d-limonen, campuran sitral, sitronelal
      Persyaratan kadar  :Kadar aldehida tidak kurang dari 1,0 % dan tidak lebih dari 3,0 %
      Penggunaan :Obat bronchitis menahun, bahan pewangi
      Pemerian :Cairan kuning muda atau coklat kekuningan, bau khas aromatik, rasa khas
      Cara memperoleh :Minyak atsiri yang diperoleh dengan pemerasan kulit buah terluar yang masak dan segar
      Penyimpanan                       :
      1. Cara Sisilia : Kulit buah diperas dengan tangan diantara bunga karang, minyak yang menyerap dalam bunga karang dikumpulkan
      1. Cara Perancis : Kulit buah diguling-gulingkan dalam tong berduri, minyak yang keluar dari luka-luka kulit buah dikumpulkan
      2. Cara Guinea : Kulit digaruk dengan sendok tajam, minyak yang terkumpul pada sendok ditaruh dalam panci
      3. Cara Kalifornia : Seluruh buah diperas, dipusingkan sehingga terpisah bagian padat, bagian air jeruk dan bagian minyak
      4. Cara lain yang khusus : buah diparut kulitnya atau kulit
      buahnya digiling antara dua silinder
      1. OLEUM CACAO
      Nama Lain                          :Lemak coklat
      Nama Tanaman Asal           :Theobroma cacao ( L. )
      Keluarga                              :Sterculiaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Sebagian besar gliserida dari asam stearat, asam palmitat, asam oleat dan asam laurat. Terdapat pula sejumlah kecil gliserida dan asam arakhidat, asam linoleat, asam forminat, asam asetat dan asam butirat
      Sediaan                               :
            1. Aminophyllin Suppositoria ( Form. Nas.)
            2. Bibazae Suppositoria
            3. Bisacodyl Suppositoria
      Pemerian :Lemak padat, warna putih kekuningan, bau khas aromatik, rasa khas lemah, agak putih pada suhu 25 C menjadi lunak atau mencair
      Cara memperoleh :Lemak yang diperoleh dengan pemerasan panas biji yang telah dihilangkan kulit bijinya dan telah dipanggang, biji yang dipanggang digiling dengan penambahan natrium karbonat lalu diperas selagi masih panas

      1. OLEUM CAJUPUTI
      Nama Lain                  :Minyak kayuputih
      Nama Tanaman Asal :Melaleuca leucadendra ( L. ) dan Melaleuca minor ( Sm )
      Keluarga                              :Myrtaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Sineol ( kayuputol ), terpinol bebas atau sebagai ester dengan asam cuka, asam mentega, asam valerat
      Persyaratn kadar :Kadar sineol tidak kurang dari 50 % dan tidak lebih dari 65 %
      Penggunaan :Sebagai obat gosok pada sakit encok dan rasa nyeri lainnya
      Sedian                                 :
            1. Balsamum rubrum ( Form. Nas )
            2. Methylis Salicylatis Linimentum ( Form. Nas )
            3. Thymoli Solutio Aromaticae ( Form. Nas )
      Pemerian :Cairan tidak berwarna, berwarna kuning atau hijau, bau khas aromatik,rasa pahit
      Cara memperoleh :Minyak atsiri yang diperoleh dengan penyulingan uap atau penyulingan air
      Penyimpanan                       :Dalam wadah tertutup baik
      1. OLEUM CANANGA
      Nama Lain                          :Minyak kenanga
      Nama Tanaman Asal :Canangium odoratum ( Hook&                                                      Thoms )
      Keluarga                              :Anonaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Alkohol dengan ester (metil-benzoat, linalool, terpineol )
      Penggunaan     :Zat tambahan – parfum
      Pemerian    :Minyak cair warna kuning muda, bau khas, sangat harum
      Cara memperoleh :Penyulingan uap bunga yang segar dan belum mekar
      1. OLEUM CARCHARIDIS
      Nama Lain                          :Minyak ikan hiu
      Nama Tanaman Asal :Carcharis, Chilocyllium dan Zygaena
      Keluarga                              :-
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Vitamin A
      Penggunaan   :Sumber kalori dan pengobatan avitaminose A dan D
      Pemerian :Minyak cair warna kuning sampai keemas-emasan, bau khas, tidak tengik, rasa manis
      Cara memperoleh :Minyak lemak yang diperoleh dari hati yang segar atau yang tersimpan baik dan telah dibebaskan dari lemak padatnya dengan jalan penyaringan pada suhu 5 C
      Penyimpanan                       :Dalam wadah tertutup baik

      1. OLEUM CARYOPHYLI
      Nama Lain                          :Minyak cengkeh, Clove oil
      Nama Tanaman Asal           :Eugenia caryophyllata ( Sreng )
      Keluarga                              :Myrtaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Egenol, asetilegenol
      Penggunaan                         :Zat tambahan – parfum
      Sedian  :Oleum Ricini aromaticum (Form.Nas ), Balsamum rubrum (Form. Nas )
      Pemerian  :Minyak cair yang baru disuling, tidak berwarna atau kuning pucat, jika disimpan atau kena udara makin tua dan makin kental, bau dan rasa seperti cengkeh
      Cara memperoleh :Minyak atsiri diperoleh dengan penyulingan air atau penyulingan uap kuncup bunga yang telah dikeringkan
      Penyimpanan :Dalam wadah tertutup baik, terisi penuh, terlindung dari cahaya

      1. OLEUM CINNAMOMI
       Nama Lain                          :Minyak kayumanis, Oleum ciaoi
       Nama Tanaman Asal           :Cinnamomum zeylanicum ( BI )
       Keluarga                              :Lauraceae
       Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Sinamilaldehida, egenol
       Persyaratan Kadar :Kadar aldehida jumlah dihitung sebagai sinamilaldehida 60,0 % – 75,0 %
       Penggunaan :Obat gosok, obat mulas, pengawet sirop
      Sedian                                 :
      –   Oleum Iecoris Emulsum ( Form. Nas )
      –   Balsamum rubrum ( Form. Nas. )
      –   Oleum Ricini aromaticum ( Form. Nas. )
      Pemerian  :Cairan warna kuning atau merah kecoklatan, bau dan rasa khas
      Cara memperoleh :Minyak atsiri diperoleh dengan penyulingan air atau penyulingan uap kulit batang dan kulit cabang
      Penyimpanan  :Dalam wadah tertutup rapat,terisi penuh,terlindung dari cahaya, di tempat sejuk
       9. OLEUM CITRI
      Nama Lain                          :Minyak jeruk, Lemon oil
      Nama Tanaman Asal           :Citrus lemon ( L. )
      Keluarga                              :Rutaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Sitral, d – limonene dan felandren
      Persyaratan Kadar  :Kadar aldehida jumlah dihitung sebagai sitral tidak kurang dari   3,5 %
      Penggunaan  :Obat batuk,perangsang peristaltic pada mulas
      Pemerian :Cairan warna kuning pucat atau kuning kehijauan, bau khas aromatik, rasa pedas dan agak pahit
      Cara memperoleh :Minyak atsiri diperoleh dengan cara pemerasan perikarp segar yang masak atau hamper masak
      Penyimpanan :Dalam wadah tertutup rapat, terisi penuh, terlindung dari cahaya, di tempat sejuk
       10. OLEUM CITRONELLAE
      Nama Lain                          :Minyak sereh
      Nama Tanaman Asal           :Cymbopogon nardus(Rendle), Cymbopogon Winterianus (Jowitt) atau varietas dan hibrida dari kedua spesies tersebut
      Keluarga                              :Poaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Geraniol dan sitronelal
      Persyaratan Kadar               :Kadar eugenol 85,0 % – 90,0 %
      Penggunaan   :Parfum dan penghalau serangga
      Pemerian     :Cairan warna kuning pucat sampai kuning tua, bau khas enak
      Cara memperoleh  :Minyak atsiri diperoleh dengan penyulingan uap daun
      Penyimpanan :Dalam wadah tertutup rapat, terisi penuh,terlindung dari cahaya
       11. OLEUM COCOS
      Nama Lain                          :Minyak kelapa, Coconut oil
      Nama Tanaman Asal           :Cocos nucifera
      Keluarga                              :Palmae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Gliserid dari asam laurat, asam miristinat, asam kaprilat, asam oleat, asam palmitat, asam kaprat, asam stearat, asam kaproat
      Penggunaan    :Untuk membuat salep, shampoo, sabun yang dapat dipakai untuk mencuci dengan air laut atau air yang kadar kalsiumnya tinggi
      Sedian  :Oleum Cocos purum ( FI )
      Pemerian  :Cairan jernih, tidak berwarna atau kuning pucat, bau khas tidak tengik
      Cara memperoleh  :Minyak kelapa yang diperoleh dengan pemerasan panas endosperm yang dikeringkan. Kopra (daging buah kelapa yang telah dikeringkan, mengandung minyak lemak 60 – 65 % dan air tidak boleh lebih dari 8 %) yang telah dipanaskan, diperas dengan tekanan 600 – 800 kg/cm. Minyak yang keluar didiamkan beberapa lama agar kotoran-kotoran dapat mengendap. Kemudian dimurnikan secara dikocok dengan larutan kaustik soda encer dan dipanaskan dengan air panas, diputihkan dengan norit, disaring, dihilangkan baunya dalam hampa tinggi dengan uap air yang sangat panas
      Pembuatan Oleum Cocos    :Oleum cocos yang dimurnikan dengan cara suling bertingkat, diperoleh dari endosperma Cocos Nucifera yang telah dikeringkan terdiri dari campuran trigliserida yang mengandung asam lemak jenuh dengan rantai atom karbon pendek dan sedang terutama asam oktanoat dan asam dekanoat
      Penyimpanan :Dalam wadah tertutup baik, terlindung dari cahaya, ditempat sejuk
       12. OLEUM COPTICI
       Nama Lain                          :Minyak mungsi
       Nama Tanaman Asal           :Carum copticum ( L. )
       Keluarga                              :Apiaceae
       Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Timol dan terpen-terpen
       Persyaratan Kadar :Kadar timol tidak kurang dari 40 % v/b
      Penggunaan                         :Isolasi timol, karminativa
      Pemerian :Minyak cair, tidak berwarna atau berwarna kecoklatan, berwarna makin tua pada penyimpanan, bau dan rasa mirip Thymi herba
      Cara memperoleh                :Minyak atsiri diperoleh dengan penyulingan uap buah
      Penyimpanan                       :Dalam wadah tertutup baik
      13. OLEUM CORIANDRI
      Nama Lain                          :Minyak ketumbar
      Nama Tanaman Asal           :Coriandrum sativum ( L. )
      Keluarga                              :Apiaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Koriandrol (= d-linalool ), terdapat pula geraniol
      Penggunaan                         :Bahan pewangi dan Karminativa
      Pemerian                             :Bau dan rasa khas ketumbar
      Cara memperoleh                :Minyak atsiri yang diperoleh dengan penyulingan uap buah-buah yang dimasak dan kering
      Penyimpanan                       :Dalam wadah tertutup baik
      14. OLEUM EUCALYPTI
      Nama Lain                          :Minyak ekaliptus
      Nama Tanaman Asal           :Eucalyptus globullus (Labill)
      Keluarga                              :Myrtaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Ekaliptol (= sineol ) terdapat pula pinem dan terpen-terpen
      Penggunaan :Germisida, obat batuk, antiseptika saluran pernafasan
      Sedian :Methylis Salicylatis, Linimentum (Form. Nas)
      Pemerian                             :Bau dan rasa khas aromatik
      Cara memperoleh                :Minyak atsiri yang diperoleh dengan penyulingan uap daun-daun yang segar
      Penyimpanan                       :Dalam wadah tertutup baik.
      15. OLEUM FOENICULI
      Nama Lain                          :Minyak adas
      Nama Tanaman Asal           :Foeniculum Vulgare (Mill.)
      Keluarga                              :Apiaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Anetol, zat pahit fenkhon
      Penggunaan                         :Obat gosok gigi, obat mulas untuk anak-anak, karminativanya lemah, terbanyak dipakai sebagai bahan pewangi Aqua Foeniculi (F.I. Ed.I)
      Pemerian                             :Bau dan rasa khas ketumbar
      Cara memperoleh                :Minyak atsiri yang diperoleh dengan penyulingan uap buah-buah yang dimasak dan kering
      Penyimpanan                       :Dalam wadah tertutup baik.

      16. OLEUM HYDNOCARPI
      Nama Lain :Minyak hidnokarpi, Oleum chaulmogra, minyak kaulmogra
      Nama Tanaman Asal           :Hydnocarpus wightiana ( Blume ), Hydnocarpus anthelmintica (Pierra), Hynocarpus heterophylla (Blume), Taraktogenos kurzii ( King )
       Keluarga                              :Flacourtiaceae
       Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Gliserida dari asam hidnokarpat, asam khaulmograt, asam palmitat, asam oleat dan asam gorlat
      Penggunaan :Obat lepra
      Pemerian  :Pada suhu diatas 30 ˚ C berupa cairan jernih berwarna kuning atau kecoklatan. Pada suhu dibawah 30 ˚ C berupa lemak putih atau kekuningan. Batas suhu tersebut dapat berbeda menurut spesies Hydnocarpus. Bau lemah dan rasa khas rasa agak pahit dan getir.
      Cara memperoleh                :Minyak lemak diperoleh dengan pemerasan dingin biji dari buah yang masak dan segar
      Penyimpanan                       :Dalam wadah tertutup baik.
      17. OLEUM IECORIS ASELLI
      Nama Lain :Minyak ikan, oleum morrhuae. Codliver oil.
      Nama Hewan Asal              :Gadus callarias
      Keluarga                              :Gadidae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Vitamin A dan D, Gliserida trimalmitat dan tristearat, kolesterol, gliserida dan asam-asam jenuh, yang disebut asam morrhuat, berupa campuran berbagai asam : asam yakoleat, asam terapiat, asam aselat, asam gadinat, yodium, basa-basa aselin dan morrhuin. Unsur-unsur : Cl, Br, S, P dan Fe sebagai senyawa organik.
      Penggunaan :Potensi vitamin A tidak kurang dari 600 S.I tiap gram dan potensi vitamin D tidak kurang dari 80 S.I tiap gram.
      Pemerian :Bahan salep, sumber vitamin A dan D
      Sedian                                 :
      1. Olei Iecoris Emulsum (Form.nas)
      2. Olei Iecoris Unguentum (Form.nas)
      3. Olei Iecoris Unguentum compositum ( F. N )
      Cara memperoleh :Minyak lemak yang tersimpat baik, dimurnikan dengan penyaringan pada suhu 0 ˚ C
      Penyimpanan :Dalam wadah tertutup baik, terisi penuh, terlindung dari cahaya.

      18. OLEUM MAYDIS
      Nama Lain                          :Minyak jagung
      Nama Tanaman Asal              :Zea mays ( L. )
      Keluarga                              :Poaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Gliserida
      Penggunaan :Zat tambahan, pengganti minyak lemak bagi pasien yang tinggi kadar kolesterolnya
      Pemerian :Cairan warna kuning muda sampai kuning emas, bau dan rasa lemah khas
      Cara memperoleh :Minyak lemak diperoleh dari embrio, kemudian dimurnikan
      Penyimpanan  :Dalam wadah tertutup baik, terisi penuh, terlindung dari cahaya.

      19. OLEUM MENTHAE PIPERITAE
      Nama Lain                          :Minyak permen, pepermin oil
      Nama Tanaman Asal           :Mentha piperita (L.)
      Keluarga                              :Lamiaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Menthol, metilasetat
      Persyaratan Kadar               :Kadar ester dihitung sebagai metal asetat tidak kurang dari 4 % dan tidak lebih dari 9 %, kadar mentol bebas tidak kurang dari 45 %
      Penggunaan  :Karminativa, stimulansia, sebagai obat mulas
      Sedian                                 :
      1. Aqua Menthae piperitae (FI)
      2. Aluminii Hydroxydi Compressi ( Form. Nas )
      3. Balsamum album ( Form. Nas )
      4. Ferro Tonicum Solutio ( Form. Nas )
      5. Potio alba ( Form. Nas )
      6. Thymoli Solutio aromatika ( Form. Nas )
      7. Zinci Chloridi Gargarisma ( Form. Nas )
      Pemerian :Cairan tidak berwarna, kuning pucat atau kuning kehijauan, bau aromatik, rasa pedas kemudian dingin
      Cara memperoleh :Minyak atsiri yang diperoleh dengan penyulingan air pucuk berbunga segar, jika perlu dimurnikan
      Penyimpanan :Dalam wadah tertutup rapat, terisi penuh, terlindung dari cahaya.

      20. OLEUM MYRISTICAE
      Nama Lain                          :Minyak pala, Nutmeg oil
      Nama Tanaman Asal           :Myristica fragrans (Houtt)
      Keluarga                              :Myristicaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Miristin, egenol, asam miristinat bebas atau sebagai ester
      Penggunaan :Karminativa, stimulansia lambung
      Pemerian :Cairan tidak berwarna atau berwarna kuning pucat bau dan rasa khas khas seperti pala
      Cara memperoleh :Penyulingan inti biji yang dikeringkan
      Penyimpanan :Dalam wadah tertutup rapat, terisi penuh, terlindung dari cahaya.

      21. OLEUM MYRISTICAE EXPRESSUM        
      Nama Lain :Lemak pala, Oleum Nucistae, Nutmeg butter
      Nama Tanaman Asal           :Myristica fragrans (Houtt)
      Keluarga                              :Myristicaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Gliserida trimiristinat, trioleat Gliserida asam serotinat, asam asetat, miristisin zat yang tak tersabunkan, minyak atsiri yang berisi egenol
      Penggunaan                         :Obat gosok, stimulansia luar
      Pemerian :Masa padat berupa lemak, tidak homogen, warna kuning, kuning kemerahan hingga coklat, merah kotor hingga bercak-bercak putih seperti pala. Pada suhu kamar mudah dijadikan butir-butir kasar
      Cara memperoleh        :Lemak diperoleh dengan pemerasan panas biji yang telah dibuang selaput dan kulit bijinya. Merupakan campuran minyak lemak dan minyak atsiri
      Penyimpanan  :Dalam wadah tertutup baik, terisi penuh, terlindung dari cahaya.

      22. OLEUM OLIVAE
      Nama Lain                          :Minyak zaitun, olivae oil, sweet oil
      Nama Tanaman Asal           :Olea europea (L.)
      Keluarga                              :Oleaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Trigliserida dari asam oleat dan asam palmitat, gliserida asam linoleat, bagian yang tak tersabunkan berupa fitosterol dan hidrokarbon skualen
      Penggunaan  :Bahan makanan, pencahar lemah
      Pemerian :Cairan kuning pucat atau kuning kehijauan, bau lemah tidak tengik, rasa khas warna hijau oleh adanya klorofil. Pada suhu rendah sebagian atau seluruhnya membeku
      Cara memperoleh :Minyak lemak yang diperoleh dengan pemerasan biji masak, jika perlu dimurnikan
      Keterangan :Mutu minyak terbaik diperoleh dari buah yang tua tetapi belum masak benar dan terus diperas supaya menghasilkan Virgin oil. Untuk makanan yang cukup dibuat dari buah yang masak. Mutu yang rendah diperoleh dari buah-buah yang mengalami fermentasi karena ditumpuk-tumpuk, dipakai untuk membuat sabun peistor salep dan sediaan lainnya.
      Jenis dan perbedaan:
      Varietas longifolia : diperkebunkan di Italia dan Perancis
      Varietas latifolia : Diperkebunkan di Spanyol (Buah lebih besar, tetapi kadar minyak lebih sedikit )
      Penyimpanan                       :Dalam wadah tertutup baik.
      23. OLEUM POGOSTEMONI
      Nama Lain                          :Minyak nilam
      Nama Tanaman Asal           :Pogostemon cablin (Blnco. Benth)
      Keluarga                              :Lamiaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Seskui terpen-terpen (40-45 %), sinamilaldehida, egenol dan azulen
      Penggunaan   :Zat tambahan, bahan pewangi.
      Pemerian  :Cairan warna kekuningan, kehijauan sampai coklat, bau khas sangat harum dan sukar hilang
      Cara memperoleh :Minyak atsiri yang diperoleh dengan penyulingan uap daun dan batang yang telah diperas
      Penyimpanan                       :Dalam wadah tertutup baik.

      24. OLEUM RICINI
      Nama Lain                          :Minyak jarak, Castor oil
      Nama Tanaman Asal           :Ricinus communis
      Keluarga                              :Euphorbiaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Gliserida dari asam risinoleat, glisida asam oleat, asam linoleat, asam-asam jenuh lainnya
      Penggunaan                         :Pencahar ( hati-hati pada wanita yang sedang hamil atau sedang haid ). Jangan dicampur dengan obat cacing yang dapat larut dalam minyak, hair tonic.
      Pemerian                             :Cairan kental, jernih, warna kuning pucat manis kemudian agak pedas, umumnya memualkan
      Sediaan    :Oleum Ricini aromaticum (Form. Nas.)
      Cara memperoleh :Minyak lemak yang diperoleh dengan pemerasan dingin biji yang sedang dikupas
      Penyimpanan :Dalam wadah tertutup baik, terisi penuh
      25. OLEUM ROSAE
      Nama Lain                          :Minyak mawar, Rose oil
      Nama Tanaman Asal           :Rosa gallica (L.), Rosa damascena (Niler), Rosa alba (L.), Rosa centifolia (L.) dan varietas Rosa lainnya
      Keluarga                              :Rosaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Geraniol, paraffin, nerol, egenol
      Penggunaan    :Bahan pewangi
      Sediaan    :Kummerfeldi Lotio ( Form. Nas )
      Pemerian :Cairan tidak berwarna atau berwarna kuning, bau aromatik seperti bunga mawar, rasa khas. Pada suhu 25 kental, jika didinginkan perlahan – lahan berubah menjadi massa hablur, jika dipanaskan mudah melebur
      Cara memperoleh                :Minyak atsiri diperoleh dengan penyulingan uap bunga segar
      Penyimpanan                       :Dalam wadah tertutup rapat

      26. OLEUM SESAMI
      Nama Lain                          :Minyak wijen, sesame oil
      Nama Tanaman Asal           :Sesamum indicum ( L. )
      Keluarga                              :Pedaliaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Gliserida dari asam oleat, asam linoleat, asam palmitat, asam stearat, asam miristinat
      Sediaan    :Ammoniae Linimentum, Gammexani Cremor
      Pemerian :Cairan warna kuning pucat, bau lemah, rasa tawar, pada suhu 0C tidak membeku
      Cara memperoleh  :Minyak lemah diperoleh dari pemerasan biji
      Keterangan  :Senyawa sesamolin yang dengan asam menjadi sesamol yang berwarna merah kersen dan ini merupakan ciri khusus minyak wijen

      27. OLEUM SHOREAE
      Nama Lain                          :Minyak tengkawang, Borneo talk
      Nama Tanaman Asal           :Shorea stenoptera ( Burok )
      Keluarga                              :Dipterocarpaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Gliserida oleodistearat, oleo dipalmitat dan tristearat, asam lemak bebas
      Penggunaan                         :Bahan kosmetika dan suppositoria
      Pemerian                             :Massa padat lebih keras dari lemak coklat. Warna putih kekuningan atau putih kehijauan, bau lemah dan mirip lemak coklat. Bidang patahan berbutir-butir dan diliputi jarum-jarum asam stearat, rapuh pada suhu kamar
      Cara memperoleh                :Minyak lemak diperoleh dengan pemerasan panas keeping biji kering atau segar

      28. OLEUM VETIVERIAE
      Nama Lain                          :Minyak Akarwangi
      Nama Tanaman Asal           :Vetiveria zizanoides
      Keluarga                              :Poaceae
      Zat Berkhasiat Utama / Isi  :Vetiveron, Vetiverol, Vetivenil vetivenat dan vetiven
      Penggunaan                         :Zat tambahan, bahan pewangi
      Pemerian                             :Minyak cair kental, warna coklat kemerahan, bau khas aromatik kuat
      Cara memperoleh                :Minyak atsiri diperoleh dengan penyulingan uap akar
      Penyimpanan                       :Dalam wadah tertutup baik, terisi penuh, terlindung dari cahaya.

      Komentar

      Postingan populer dari blog ini

      amylum

      rhizoma

      BULBUS, CORMUS, LIGNUM, CAULIS, TUBER